Baner

Menu Utama
Polls
Apa yang memotivasi anda mengujungi website ini?
 
Galeri
Djarot Dalam Kemasyarakatan
Djarot Dalam Kemasyarakatan
Statistik Pengunjung
Pengunjung [+/-]
Hari ini:
Kemarin:
Sebelum Kemarin:
54
125
126

-1
Minggu ini:
Minggu terakhir:
Minggu sebelumnya:
525
859
869

-10

Semua Pengunjung
Sejak didirikan 15 463
Total 15 463
Online
Kami memiliki 4 Tamu online
detiknews.com : WALIKOTA BLITAR BERGERILYA PDF Cetak
Selasa, 20 Januari 2009 18:18
Budi Sugiharto - detikPemilu
Sumber: pemilu.detiknews.com

Surabaya - Pengalaman dua periode menjadi Walikota Blitar, bagi Djarot Saiful Hidayat, merupakan bekal yang cukup untuk berlari menuju Senayan. Dia pun kini harus bertarung berebut suara di Daerah Pemilihan (dapil) I, Surabaya-Sidoarjo. Meski di luar kandang, dia tak gentar. Alasannya?

"Saya itu kan asli Suroboyo dan sudah banyak berkiprah di Surabaya. Jadi sekarang ini pulang kampung," kata Djarot, caleg PDIP untuk DPR RI nomor urut 2 dari PDI Perjuangan saat makan siang bersama wartawan di sebuah rumah makan Jalan Sulawesi, Surabaya, Kamis (15/1/2009) kemarin.

Namun meski begitu, Djarot tak mau terlena. Sebab dengan sistem perolehan suara terbanyak, maka konsekwensinya dirinya harus rajin gerilya turun ke bawah untuk bertemu masyarakat.
Selanjutnya...
 
HARI LAHIR PANCASILA MENURUT DJAROT PDF Cetak
Ditulis oleh Operator   
Senin, 29 Desember 2008 12:26

DJAROT BERSIKUKUH TENTANG HARI LAHIR PANCASILA UNTUK DIPERINGATI SECARA NASIONAL

Djarot Saiful Hidayat bersama Soetjipto saat peringatan hari lahir Pancasila (Grebeg Pancasila) 1 Juni 2008.

Hari Lahir Pancasila yang jatuh setiap tanggal 1 Juni diusulkan diperingati secara nasional, baik di sekolah maupun instansi lainnya. Sudah sepantasnya, Hari Lahir Pancasila ini diperingati secara nasional, kata Walikota Blitar, Djarot Saiful Hidayat usai memimpin Grebeg Pancasila untuk memperingati Hari Lahir Pancasila di Makam Bung Karno, Blitar, Jawa Timur, Jumat. Ia mengaku, sudah lama mengusulkan Hari Lahir Pancasila itu diperingati secara nasional, namun sampai sekarang belum mendapatkan respon dari pemerintah pusat.

Meskipun usulan kami belum mendapatkan respon, paling tidak setiap sekolah dan instansi pemerintah bisa menggelar upacara memperingati Hari Lahir Pancasila ini, ujar kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu.

Selanjutnya...
 
DJAROT, SATU DIANTARA 10 TOKOH 2008 PDF Cetak
Ditulis oleh Operator   
Minggu, 28 Desember 2008 23:27
Di tangannya, birokrasi Kota Blitar jadi ramping. industri kecil diproteksi, mal tak boleh masuk.

DJAROT Saiful Hidayat tak segan tampil beda di tengah zaman yang ditandai dengan gedung mentereng dan lampu sorot. Wali Kota Blitar ini menolak pembangunan mal mewah dan membatasi minimarket. Pedagang kaki lima diberi tempat leluasa. ”Saya bangga, kota saya dipenuhi pedagang kaki lima,” katanya.

Tentu saja, pedagang kaki lima di Blitar tak semrawut seperti cendol tumpah. Djarot menata 1.000-an pedagang kaki lima yang tadinya membikin kumuh kompleks alun-alun kota. ”Lumayan, satu kaki lima menyerap paling sedikit tiga orang tenaga kerja,” katanya. Djarot yakin, ini potensi perekonomian yang tak kalah dibanding pembangunan mal.

Pada 2000, di awal masa jabatannya, alun-alun itu dibenahi. Taman dikembalikan fungsinya. Tak jauh dari alun-alun dibangun kompleks untuk pedagang kaki lima. ”Saya bilang, sampeyan boleh jualan tapi harus bersih,” kata pria 46 tahun ini. Walhasil, semua orang tersenyum. Pedagang kaki lima girang karena mendapat lokasi yang nyaman. Anak-anak riang bermain di taman. Djarot pun senang menikmati udara, bersepeda ontel, lalu membeli jajanan di warung kaki lima. Alun-alun kembali menjadi milik publik.

Selanjutnya...
 
DJAROT SEBAGAI SOEPRIJADI PDF Cetak
Ditulis oleh Operator   
Minggu, 28 Desember 2008 23:23

DJAROT DIDAPUK SEBAGAI SOEPRIJADI PEMIMPIN PEMBERONTAKAN PETA BLITAR DALAM DRAMA KOLOSAL

Djarot Saiful Hidayat dan MUSPIDA Blitar saat gladi pementasan drama kolosal
Kepemimpinan Adalah Keteladanan Dalam memberikan yang terbaik nan tulus untuk kejayaan bangsa dan negara. Kepemimpinan adalah pengabdian sepanjang hidup untuk rakyat, bangsa dan negara. (DSH)
Mengenang semangat perjuangan Pemberontakan Tentara Pembela Tanah Air (PETA) di Blitar, yang dipimpin oleh Sudanco Soepriadi pada 14 Pebruari 1945 silam saat melawan penjajah Jepang, Muspida Pemkab dan Pemkot Blitar bermain drama kolosal. Mereka membawakan lakon Bayonet Sang Soepriadi.
Acara ini berlangsung di halaman Monumen Soepriadi, Rabu(13/2) malam, diaramaikan pula ratusan pelajar dan masyarakat Blitar. Adapun para pejabat yang tampil, di antaranya, Walikota Blitar Djarot Saiful Hidayat memerankan tokoh Sudanco Soepriadi, ibunda Supriyadi diperankan Ny Heppy Farida Djarot Saiful Hidayat, Bupati Blitar Hery Noegroho memerankan tokoh Daidan Surahmat.

Selanjutnya...